Thursday, July 4, 2013

Jual santai gan, numpang buka lapak di blog sendiri



a very yuppy wedding 30rb, barang masih bagus mulus tanpa cacat dan bersampul. pembatas buku juga masih ada


divortiare 30rb, barang masih bagus mulus tanpa cacat. pembatas buku juga masih ada



buku second import, scooby doo 15 rb. 56 halaman. ukuran 19x13 cm. halaman lengkap.


buku baru dibaca sekali import, fairy charm 20rb 90 halaman. masih mulus. ukuran 13x20 cm











Alasasn jual: soalnya lagi butuh uang. Dan harga di atas belum termasuk ongkos kirim. Terima Kasih

Wednesday, July 3, 2013

oohhh...


aku baru menyadari kalo ada budaya di ITB yang ternyata (kayaknya) hampir gak ada di universitas lain. awalnya mikir budaya ini aneh eh tapi ternyata bagus. jadi di ITB itu ada 80an unit (ekstrakulikuler kalo di SMA nyebutnya). Unitnya macem-macem, dari mulai agama, pendidikan, olahraga sama kebudayaan. setiap satu tahun sekali, seminggu setelah ospek universitas, semua unit bakal ngadain pameran unit (namanya OHU. kalo SMAku nyebutnya demo SS). nah ini acara gede banget, soalnyakan unitnya ada 80an. Pas OHU ada panggung utama gitu, terus ada stand-stand.

Uniknya, kalo di sini setiap unit kebudayaan (Aceh, Minang, Jateng, Riau, Papua, Manado dll)  itu selalu ngadain penampilan -/+ satu kali setahun. Unit Loedroek (kebudayaan Jatim) ngadan satu semester sekali. Unit unit kebudayaan lain macem macem, ada yang sering ada yang jarang tapi ada juga yang nggak sih. Biasanya gara-gara minim orang gitu kayaknya.

Nah kalo unit olahraga, biasanya ngadain pertandingan. Kalo buat masa TPB namanya TPB cup (bulu tangkis, futsal, basket dll). Kalo buat masa himpunan namanya Olimpiade (pertandingan kurang lebih sih sama).

Kalo ISO (ITB Student Orchestra) pernah ngadain Orchestra gitu, katanya keren banget, ada bass yang gede biola gitar lalalala. Katanya sangar banget, tapi aku belum pernah liat soalnya harganya 35rb (diitung-itung sih murah. cuma ya itu gak ada temen nonton soalnya mayan lah kalo buat anak kosan). Ada juga konser Angklung, yang ini desas-desusnya juga keren. Nah yang paling ditunggu itu bioskop kampus yang diadain LFM (Liga Film Mahasiswa). Biasanya mereka muter film indie gitu, atau kalo gak film buatan mereka sendiri. dan tak lupa GRATIS COOOY!!!! dapet popcorn lagi :3 waktu itu pernah dateng dan temanya lagi horor gitu. ngeselin emang.

Ada juga unit Ganeca Pos (koran kampus). Biasanya mereka ngejual 2rb per koran. Lumayanlah korannya buat ukuran mahasiswa. Cover depannya berwarna gitu. Unit media selain koran, ada Ganeca TV sama Radio Kampus.

Selain itu ada unit buat Japan freak, exchange students, debat, pembahasan dunia politik-ekonomi-sosial, pecinta alam, flag football, bridge, robotika, ITB Jazz, padua suara, drum band, ngedance bahkan pramuka juga ada --a

Terus aku baru menyadari, mungkin ini tradisi dari zaman dulu. Kan soalnya kebanyakan anak ITB anak rantau, jadi gak sempet atau mungkin gak mampu pergi jalan ke luar. Jadi di dalam kampus sendiri itu ngadain suatu hiburan yang menyenangkan kali ya. Yaudah segitu aja, cuma mau berbagi informasi dan gak ada niatan lain.



Angels and Demons



Camerlengo Patrick:  Do you believe in God, sir?
Robert Langdon:        Father, I simply believe that religion...
Camerlengo Patrick:  I did not ask if you believe what man says about God. I asked if you believe in God.
Robert Langdon:        I'm an academic. My mind tells me I will never understand God.
Camerlengo Patrick:  And your heart?
Robert Langdon:        Tells me I'm not meant to. Faith is a gift that I have yet to receive.

Tuesday, July 2, 2013

cerita klasik



Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantanG mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, "Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?". Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya".

"Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi.
"Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut. Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata,

"Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?""Tentu saja," jawab si Profesor
Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"

"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya. Mahasiswa itu menjawab, "Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?"
Profesor itu menjawab, "Tentu saja itu ada."
Mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."
 
Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?"
Dengan bimbang professor itu menjawab, "Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara - perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."
Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab,

"Sekali lagi Anda salah, Pak. Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih sayang Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya."

Profesor itu terdiam. Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.

***

Pernah dapet cerita dari Mbak Indah kalo ada seseorang yang sudah gak percaya lagi sama Tuhan gara-gara banyak ilmu yang dia dapet. Dan waktu bicara tentang Tuhan dia bilang "Buat apa saya percaya sesuatu yang tidak bisa dibuktikan secara scientific"
Naudzubillah...


!



Masihkah ada waktu jika semesta sama sekali tak bergerak? Masihkah ada rindu jika kita sama sekali tak berjarak?

Anhar Dana Putra