Sunday, January 4, 2015

What - Ifs (reblog)



Seorang perempuan, merapal erat di dalam hatinya:

"Seandainya aku lebih sabar,
lebih cuek,
lebih memahami,
lebih menerima,
lebih menarik,
lebih pintar,
lebih menyenangkan,
lebih stabil,
lebih dewasa,
lebih positif,
lebih patuh,
dan mungkin, lebih cantik.
Maka mungkin kamu akan lebih peduli.”


- Kuntawiaji 


semester 3



*bersihin sarang laba-laba*
akhirnya punya keinginan update blog juga hehe. hidup di semester 3 lumayan berat, walaupun gak seberat sebelumnya (mungkin). pelajarannnya cuma ada 4, tapi totalnya 24 sks. masih sistem paket kayak semester sebelumnya. sekarang ini yang aku pelajari Biokim Faal Tramed sama Modul.

Biokim ini semacam belajar kimia gitu jadinya, kimianya kedokteran. Kata anak-anak gak ribet, tapi kok bagiku entah kenapa ribet banget. beberapa hal yang aku inget dari penjelasan dosen nih, kalo kita gak boleh gak makan karbohidrat sama sekali semasa hidup. intinya gini, karbohidrat itu ada hormon pengendalinya namanya insulin. dia tugasnya ngendaliin glukosa di darah. kalo kamu cuma makan buah aja setiap harinya, gak ada hormon yang ngatur soalnya buah itu manisnya dari fruktosa bukan glukosa. terus temenku Prima juga bilang "oh pantesan Steve Jobs meninggal kena kanker pankreas soalnya dia selama hidup cuma makan buah-buahan."

Anak yang lahir dengan keluarga diabetes cenderung kena diabetes (kencing manis) juga. karena apa? mereka hidup dalam satu atap yang sama sehingga cenderung punya pola hidup yang sama. hati-hati juga buat penderita diabetes, kalo kalian udah parah banget lama-lama darah kalian jadi asam, terus nafas kalian bisa bau aseton. ohiya diabetes itu adadua jenis, sederhananya yang pertama dia bawaan dari lahir, yang kedua karena pola makan yang kurang baik (biasanya kalo udah berumur).

Tentang makanan berlemak juga. cek kolestrol yang pake darah hasilnya langsung keluar itu kata dosenku sebenernya kurang akurat. harusnya kamu cek di laboratorium, soalnya bisa aja kamu kolestrolnya tinggi pas puasa, pas habis makan, atau malah keduanya (gula darah juga gini). ohiya dosenku juga sempet bilang, kalo anggapan masyarakat tentang kolestrol itu jahat dsb itu kurang tepat soalnya sebenernya kolestrol itu ada yang baik. dan yang hebat adalah, tubuh bisa bikin kolestrol yang sudah cukup diperlukan tubuh sendiri, walaupun kamu gak makan kolestrol. urutan kolestrol dari rendah ke tinggi (kalo gak salah): daging putih (ayam) - daging merah - seafood - kuning telur. aku gak nyangka kuning telur ada diperingkat pertama ckckck.

Orang yang hidup di dataran tinggi cenderung punya sel darah merah lebih banyak, soalnya kan semakin tinggi suatu dataran, oksigennya makin dikit. makanya, beberapa atlet ada yang dilatihnya di dataran tinggi supaya punya eritrosit banyak biar stamina kuat. beberapa atlet cewek juga dikasih hormon kelaki-lakian biar mereka kuat. Ya Allah serem banget ya .__.

Ditubuh kita ini pasti dihasilkan radikal bebas. senyawa berbahaya. tubuh sendiri sebenernya bisa menangani, tapi kalo jumlahnya kebanyakan dia juga bisa kewalahan. belum lagi kita ngehirup polusi, makan makanan gak sehat dsb. makan apa buat menangkal radikal bebas? bisa makan makanan yang mengandung vitamin A (daun hijau, wortel, buah), vitamin C (semua buah asam, tomat) dan vitamin ini bisa dibilang labil, bisa hilang kandungannya waktu dimasak, vitamen E (minyak, biji-bijian, kacang-kacangan, sereal, telur, buah). dosenku juga pernah bilang kalo penyuntikan vitamin langsung ke darah itu kurang baik, karena tubuh itu punya sensor tentang kecukupan vitamin, jadi kalo kamu makan buah, tapi ternyata vitaminmu udah cukup ya nanti langsung dikeluarin. sama ini jangan lupa, vitamin itu penting soalnya tubuh gak bisa produksi sendiri. minum vitamin langsung teguk boleh, cuma jangan keseringan kan soalnya dia ada pemanis buatannya.

Segini dulu, seneng bisa berbagi ilmu semoga bisa bermanfaat (maklum, pengen jadi tenaga pendidik) hehehe.


Saturday, January 3, 2015

Saturday, October 4, 2014

Si Muggle



beberapa waktu lalu, ada ask ke Pila (temen kuliahku), isinya gini "Ada yang bilang fk itu kayak hogwarts, jadi ada muggle (ortu non dokter), ada half blood, ada pure blood, pendapat u?" aku ngerasa pertanyaan ini lucu banget. asli. kok ya kepikiran gitu FK kayak Hogwarts, tapi terus aku mikir.... ohiya aku muggle ya.

berkecil hati sekali. apalagi kalo denger orang bilang "iya kata ortuku matkul xxx itu emang bla bla bla" atau "iya ini alatnya ibuku". tapi pada akhirnya aku bersyukur, bahwa aku membuka jalan buat keluargaku nantinya mendapat perawatan terbaik di bidang ini (Naudzubillah juga sih jangan sampe sakit). dan dari apa yang aku lihat disekitarku, Alhamdulillah pada akhirnya aku gak mendapat tuntutan harus begini dan begitu. misal nih ya, ada anak yang disuruh bapaknya jadi dokter, soalnya malu kan orang tuanya dua-duanya dokter. atau kalo gak, diwajibin harus spesialis ini itu. atau mungkin ada anak yang kekurangan perhatian orang tua gara-gara orang tuanya pada sibuk ngurusin kesehatan masyarakat banyak. kehidupan itu, kalo terus-terusan ngelihat rumput tetangga emang gak akan pernah habis ijonya, jadi yaa bener-bener belajar bersyukur aja.

***

ngomong-ngomong, aku suka bingung kenapa kami harus manggil "dok" atau mungkin "prof". di bidang lain, orang yang punya gelar prof kok gak dipanggil hal yang sama? apa manggil "bu" dan "pak" itu kurang menunjukkan sebuah penghormatan? atau untuk bedain, yang ini dokter, yang ini suster dsb? buat apa ya? dengan kita bersikap menangani pasien dan pake baju bertuliskan nama kan sudah cukup jelas membuktikan tanggung jawab kita apa? bingung juga sih jadinya, mana suka keceplosan manggil pak atau bu (yaa walaupun gak diapa-aain sih)


yok!



"Memang tidak ada kata terlambat untuk memulai traveling, tapi kalau boleh saya kasih saran, traveling-lah selagi muda! Kalau bisa saya sarankan lagi, traveling-lah selagi single!"
 
 
— Trinity dalam The Naked Traveler 1 Year Round-The-World Trip
(dalam Kuntawiaji tumblr)