Thursday, February 28, 2013



pernah gak smsan sama ibumu sendiri. kayak semacam tanya kabar gitu? aah kalo satu kota juga ngapain yaa. berhubung sekarang aku anak rantau, jadi sering sms hal sepele gitu sama ibuku. soalnya prinsipku gini "kalo bisa sms ngabari ke yang lain harus bisa sms ngabari ibuku juga!" terus kadang suka ngakak juga kalo smsan. terus suka godain juga ibuku. lucu lah pokoknya. yang anak rantau, jangan lupa sms ibu, tanya kabar.


          

"gal i've something for youuuu..."
"apa kakaaaa romceee"
"kado ultah dari gueh yaah #kasepbanget"
"unyunyaaaa. kamsyaaa omceee :3"

***

(aku lagi di luar kosan, terus di sms fani yang lagi dikosan)
"ada paketan dari 'ayang beneran'"
"iyata? oke makasih pan"

---

(ketemuan pas praktikum)
"bentuknya apa pan?"
"kotak gitu, tulisannya satu kilo"
"apa yaaa. penasaran"
"pasti ntar pas pulang langsung ke meja depan TV"
"hahahaha iyaaaa"

Tuesday, February 26, 2013


“Dunia tidak lagi sama. Hidup ini menjadi asing. Aku sedih untuk sesuatu yang tak kutahu. Aku galau untuk sesuatu yang tak ada. Dan jari ini ingin menunjuk sesuatu yang bisa menjadi sebab, tapi tak kutemukan apa-apa. Pada saat yang sama, seluruh sel tubuhku berkata lain. Mereka tahu sesuatu yang tak dapat digapai pikiran. Apa rasanya, jika tubuhmu sendiri menyimpan rahasia darimu?” 

 - Firasat. Rectoverso

Monday, February 25, 2013


Hari Sabtu (23 Februari 2013) ada FTSL Day. Itu satu hari dari jam 7-4 kita main bareng satu angkatan FTSL 2012. Banyak games gitu, ada makan donat dopol, bikin bola pejal, makan es lilin, tebak iklan, tarik tambang, mindahin belut dan yang terakhir kita bikin video harlem shake satu angkatan (tapi kebanyakan yang ikutan ya cowok). Karena besoknya Sapto ulang tahun, akhirnya waktu mau pulang sapto diiket dipohon, disiram terus dimasukin belut ke bajunya hahaha. Seru banget lah, ngakak ngakak gitu. Terus kita pada bikin slogan #GBJTL (Gue Bangga Jadi Temen Lo)





Friday, February 22, 2013



"Pada akhirnya aku bukan takut kehilangan, aku hanya takut bakal melakukan hal hal bodoh dan pergi lalu menyesal."
- Galuh