Saturday, September 6, 2014

kultum


mau berbagi info-info sederhana yang bikin aku ngomong "ooo" lumayan panjang, dan aku suka banget denger fakta sederhana ketimbang dosen baca buku paket sampe tuntas (yaiyalah).

"kalo kalian punya jerawat di muka, sebaiknya berhati-hati. jangan dipencet-pencet karena bisa menimbulkan infeksi. infeksi disekitar muka ini bahaya karena bisa menyebabkan infeksi di selaput otak." soalnya ada aliran darah yang nyambung di wajah sama pembungkus otak kata beliau.

"kalo kalian nyetir, baik motor atau mobil, jangan sampai nahan pipis. bahaya. saya pernah dapat pasien yang kantung kemihnya pecah gara-gara terisi penuh terus dia mengalami kecelakaan. akhirnya repot dioperasinya, harus beberapa kali"

daging itu otot, kalo warna hijau di tangan yang orang normal sebut 'urat' itu sebenernya pembuluh vena.

"ini lho yang sering mengalami penyumbatan (yang ditunjuk tanda panah, sumber google) sehingga kebanyakan orang kena serangan jantung. tempatnya kecil sekali memang. dan untuk melancarkan peredaran darah disitu biasanya diambilkan pembuluh dari dari kaki" tapi pas aku liat film Team Medical Dragon, mereka ambil pembuluh darahnya dari pencernaan, gak tau deh yang mana yang bener.


pemicu jantung kita itu adalah sesuatu yang tidak tampak pake mata telanjang. pokoknya ada sesuatu di atrium yang menjalar ke ventrikel yang bikin jantung berdenyut. disebutnya SA node AV node. kalo misal penjalaran dari SA ke AV ini keputus, jantung kalian tetep berdetak tapi gak beraturan.

"manusia ini bisa hidup tanpa limpa. sampai saat ini fungsinya masih belum jelas buat apa"

"makanan kupang itu seringnya beracun lho, itu sebabnya dijual sama es degan. soalnya degan itu penetral racun. kerang-kerangan itu hewan yang berdiam di satu tempat, pergerakannya lambat, makanya kalo dia terpapar bahan kimia, berarti secara terus menerus. kalo ikan kan bergerak-gerak"


mungkin akhirnya kamu?



dalam kurun waktu setahun lebih ini lagi mencari. mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan ke diri sendiri. "kamu bisa apa Gal?" "kamu sukanya ngapain?" "bakatmu apa to Gal?"

liburan di semester 1 pertama kalinya nyoba travelling bareng temen. asik juga, pingin lagi, dan ternyata aku jadi bahagia. selain itu juga sempet tanya-tanya ke Cak Durasim (pusat kebudayaan di Surabaya) tentang les tari tradisional, begitu masuk, kok isinya anak kecil semua. kalo sudah besar katanya harus privat. kurang minat sih, soalnya gurunya cowok, dan yakali aku harus ditemenin ibuku setiap lagi les? sempet tanya juga tentang les dalang (itu lho yang jalanin lakon pewayangan), tapi sampe sekarang belum sempet liat kelasnya kayak gimana. pernah searching juga buat belajar alat musik, awalnya mau biola tapi ternyata perlu waktu lama, sempet minat piano juga, tapi kok mahal. harmonika juga kepikiran, tapi gak ada yang bisa ngajarin.

liburan semester 2 pengen nyoba travelling lagi, tapi ternyata batal semua. gara-gara Nindy sama Peem jadinya pengen nyoba les jahit. ikutan sebuah kursus gitu, sekali pertemuan 5 jam langsung. pulang les rasanya pusing banget, kayak habis kuliah Anatomi hahaha. akhirnya dua kali pertemuan aja terus berhenti. padahal sudah bikin pola rok di kain, sudah dipasangin resleting juga, tapi mandek di tengah jalan. terus akhirnya belajar masak, yang ini belajar pada sang ahli, google. ibuku jagonya kalo masakan tradisional, tapi ntar malah ribet soalnya ibuku pasti pengen ikutan masak juga. yaudah, akhirnya belajar bikin kue sederhana gitu. dan akhirnya aku menemukan kemudahan dan kebahagiaan di masak ini. kalo gagal, aku sedih banget. pernah waktu itu gagal, terus akhirnya semua makanan itu tak makan sendiri sampe aku pingin muntah, terus masuk kamar gak keluar-keluar (soalnya liat Running Man sih) hehehe.

aku pengen coba banyak hal, sampe akhirnya nemuin yang bener-bener pas buat jadi hobby. semoga kedepannya bisa terus nyoba hal-hal baru lagi.


Friday, August 8, 2014

jangan salah fokus



"apa yang kamu lihat?"

"titik kecil mbak"

"ini sama seperti sifat manusia. ibaratnya titik kecil adalah kesalahan, dan sekertas putih itu kebaikannya. kita pasti bakal fokus ke titik itu. lupa kalo disekitarnya juga ada daerah yang putih. makanya kalo seseorang berbuat salah, inget-inget kebaikannya. lembar putihnya, jangan titik hitamnya"

- Mbak Ratih, Mentor bimbingan kerohanian Agama Islam Smala



Saturday, July 26, 2014

ah dasar mama mama



pas pertengahan semester 2, aku pulang kampus biasanya selalu lesu, capek, kayak sudah 100 tahun gak menemukan kebahagiaan gitu (lebay banget sih ini). nah pada suatu hari entah kenapa aku pulang sambil senyam-senyum. kayanya gara-gara ada hal lucu di kampus gitu deh. terus ketauan ibuku lagi senyum-senyum
"hayoo kenapa kok senyam-senyum"
"gak papa, lagi jatuh cinta" (super iseng jawab kayak gini)
"HAH? sama siapa? gimana anaknya? baik ta? salat gak dia? salatnya tepat waktu gak dek?"
"......." super kaget langsung dihajar sama pertanyaan bertubi-tubi gitu, sambil melengos dan agak melotot aku jawab "hal halaah apaseee aku lho cuma becanda"


***


beberapa hari sebelumnya temenku juga cerita hal yang sama. dia disamperin ibunya "mbak, pacarmu itu salat ta?"
"ha? iyaa salat kok anaknya"
"beneraaan ta itu salatnya?"
"ha? iya kok bu beneran salatnya"


sudah memasuki usia, "mama takut anaknya deket cowok yang aneh-aneh" sudah bukan "mama minta pulsa lagi"


Wednesday, July 16, 2014

pengakuan itu gak gampang


"Jangan sampe pemikiran-pemikiranmu itu jadi pembenaran dari sikapmu" kurang lebih gitu kata Mas Sos dulu. bener gak? kebanyakan semua orang zaman sekarang melakukan pembenaran dari setiap tindakannya. contoh simpelnya gini

"nilaiku jelek. soalnya emang susah banget sih, anak itu contekan pas ujian kemarin. makanya nilainya bagus" coba deh tarik dari sudut pandang lain. oooh... ternyata aku kurang belajar. usahaku kurang. atau contoh lain gini "anak itu marah gara-gara aku kata-katain, terlalu sensitif sih dia. lagian kan cuma becanda" lagi-lagi coba lihat dari sudut pandang yang lain. ternyata bercandamu keterlaluan lhoo, ternyata ada banyak kata yang menurutmu biasa tapi ternyata bisa menujam hati orang lain. akui, terus minta maaf. perkara dia memaafkan atau gak itu urusan dia sama Tuhan.

pengakuan itu gak gampang. apalagi pengakuan terhadap sikap diri sendiri. jangan pernah melakukan pembenaran terhadap kesalahan!