Saturday, June 29, 2013


lupa sejak kapan,tapi yang pasti semenjak aku kuliah. aku selalu takut gak berpegang teguh sama prinsipku sendiri, mengingat gimana sifatku dan dunia apa yang bakal tak geluti nanti #ahsek. singkat cerita, aku masuk teknik sipil (maklum ya, baru penjurusan). yaaah seperti apa kata berita, rawan banget korupsinya. tapi korupsi emang rawan dimana-mana sih.

"korupsi itu malahan hal yang mungkin kamu anggap itu bukan korupsi lho gal. misal kamu ulang tahun dan di saat yang sama kamu lagi proyek sama orang. terus kamu dapet hadiah yang nilainya puluhan juta rupiah. itu aja bisa diusut terus disangka korupsi" - agas, omongan waktu kita masih SMA dulu

dan waktu aku nonton film Habibie Ainun aku baru nyadar kenapa pak Habibie nolak jam tangan dengan harga mahal. walaupun mungkin itu maksudnya cuma hadiah biasa (mungkin kan awalnya kita nganggep itu hadiah biasa).

terus pernah juga aku ketemu temen lamanya sodaraku. dia lulusan sipil ITS gitu dan udah kerja di P* sebagai pengawas pembangunan, terus aku tanya "rawan korupsi banget ya?" "waaah banget. soalnya kan perhitungannya kita itu susah" dan bla bla bla.

selain itu, ketakutanku yang lain aku harus punya sikap tegas gimanapun caranya. soalnya aku bakal kerja sama kuli+mandor yang pasti (maaf) beberapa dari mereka mungkin berkepribadian kasar. Sekarang ini lagi berusaha banget membudayakan tepat waktu, supaya bisa nambah kedisiplinan diri #eciee.

"Sekarang kamu bisa lihat mana hitam mana putih, tapi nanti, hati-hati aja, karena semua bakal jadi abu-abu" - ketakutanku


No comments:

Post a Comment