Wednesday, December 18, 2013

kopler



Komting kelasku (semacam ketua kelas gitulah) namanya Zia, anak Bandung asli. salah satu tanggung jawabnya itu ngumpulin absen ke bagian pendidikan. nah harusnya absen dikumpulin setiap selesai kuliah, tapi dia itu pernah ngumpulin telat dan dimarahin sama bagian pendidikan.

"walaah mas, wes pirang-pirang dino kok baru dikumpulin"
si Zia itu malah cengar-cengir. keluar dari tempat bagian pendidikan dia bilang
"masa ibunya cerita ada perang-perang dino (dinosaurus) hahaha"

***

beberapa hari ini Farhan itu lagi sok asik banget pake bahasa Jawa. aku isengin aja "Han, coba dateng ke Ghani (jenis kelamin: pria) terus kamu bilang 'kon pengen tak ambung ta?'" | Ghani yang disamperin langsung ngakak gak karuan, aku juga ngakak

salah ta?


zaman SMA dulu, pas kenaikan kelas 11 semua orang kaget aku masuk IPA. beberapa orang (lebih dari 1 atau 2 orang) bilang, "lho Gal, kirain kamu mau IPS?" | "pengen sih, tapi gak deh kayanya hehe" | "habis mukamu IPS banget" (mikir keras muka IPS kaya gimana)

pas zaman SMA kelas 12 juga mikir "jadi dokter gak ya? kok kayanya aku pengen hidup yang menuntut kreatifitas gitu. jangan jangan ntar pasienku setelah tak bedah bentuk jahitannya jadi macem-macem saking kreatifnya." padahal yaaa aslinya gak sekreatif itu juga sih aku. agak hiperbola aja barusan. yang kejamnya lagi nih, pas zaman-zaman galau jurusan, ada aja temen yang iseng nyeletuk "udah, jadi pelawak aja kamu gal. gabung OVJ" KUHUWAMPRET. mukaku setipe sama sule ajis gagap gitu taa Ya Allah.

terus kan pernah ketemu temen SMP di mall, dia tanya "Gal kuliah dimana sekarang?" | "di ITB hehe" (waktu itu emang masih di sana) | "jurusan apa Gal?" | "Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan" | "lho lho lho, bukannya kamu IPS?" | "....."

terus pas kuliah ini, masih ada aja yang berpikiran gitu. namanya Farhan, anaknya setengah kopler. pernah dia lagi sedih terus bilang, "Gal hibur gue dong" | "Emang gue wanita penghibur?" terus setelah ngakak-ngakak gitu, Farhan pernah bilang "kayanya lo gak pantes di sini deh gal (FK Unair)"
"iya Han, gue ke Jakarta aja apa ya ngelamar jadi tim kreatif TV"

tau gak kalo ternyata oh ternyata, kuliah dimanapun itu menuntut kreatifitas. serius. kreatifitas buat ngarang laporan praktikum misalnya, kreatifitas buat milih-milih jawaban pilgan pas UTS juga. apalagi, kreatifitas buat ngeles dari pertanyaan-pertanyaan dosen pas ketangkep basah lagi ngobrol. ah, kelakuan



Friday, December 13, 2013





Dany, maaf. Maaf kalo aku bukan jadi seorang teman yang sangat merelakan waktunya demi tau perkembanganmu di rumah sakit waktu itu. Padahal kita sering main bareng di perpus sampek malem. ngetawain umurku yang udah tua, ngetawain aku yang jomblo karena faktor usia, ngetawain semuanya. Bahkan Kamis malem kita masih ketawa bareng kan Dan di perpus sampek maghrib? Dan maaf, aku gak bisa kelihatan sedih dan nangis kayak temen-temen yang lain. ohiya, maaf Dan malem itu kamu sudah dimarahain penyewa stand bazaar cuma gara-gara kecerobohanku. dan yang terakhir Dan, maaf. Di saat temen-temen lain berdoa semoga kamu cepat diberikan kesadaran, aku berdoa semoga kamu diberi yang terbaik. Aku berdoa, jika kesembuhan adalah yang terbaik, tolong cepat sembuhkan dan jika bukan, berikan Dany tempat yang layak di sisi-Mu Allah. Maaf Dan. Semoga Allah mempertemukan kita lagi di surga-Nya bersama orang-orang mukmin yang lain Aamiin.

PS: ohiya Dan mungkin itu yang disebut Surga ya? harusnya aku renang lebih lama.

Friday, December 6, 2013

SH


"Untuk apa kau menangani kasus ini? imbalan apa yang akan kau dapatkan?"

"Imbalan apa? semata-mata demi seni yang ku kuasai, Watson. kurasa, ketika kau memutuskan untuk menjadi dokter pun, kau pernah mempelajari kasus-kasus penyakit tertentu tanpa memikirkan apakah itu akan menghasilkan uang atau tidak, ya, kan?"

"Itu kan demi pendidikanku, Holmes"

"Pendidikan tak pernah berhenti, Watson. pendidikan adalah rangkaian pelajaran yang semakin lama malah semakin tinggi nilainya. kasus ini juga menjadi pelajaran bagiku. memang tak menghasilkan uang atau penghargaan, tapi aku toh ingin menyelesaikannya."


Sunday, December 1, 2013

'jago' bahasa jawa


pas zaman ospek universitas (semua jurusan di campur), ketemu anak dari Medan namanya Fiko dan ternyata dia anak pendidikan dokter juga. Fiko ini kelihatan banget Medannya, logatnya kentel banget lah pokoknya. sasaran empuk buat mengobati kebosanan ospek universitas
"Fik, udah tau belum, cara sopan sama orang tua di Surabaya gimana?"
"gimana emang?" (dengan logat Medan)
"kalo lewat depan orang tua, bungkukin badan terus bilang 'jancokipun'"
"aah bohong kau pasti. jancok kan artinya jelek"
"lho karena sudah ditambahi 'ipun' makanya bagus"
*beberapa anak yang denger ketawa*
"aah pasti aku dibohongi"

***

(ada anak dateng bawa makanan) si Farhan yang sok jago bahasa jawa langsung sok sok ngomong
"minta la'an"
"minta po'o han yang bener"

"ayo bantu angkat-angkat meja po'o ta la'an"
(lebih geblek kalo kalian dengernya langsung. semua akhiran surabaya ditambahin di kalimatnya)

***

waktu nungguin giliran donor darah, tiba-tiba Zia (anak Bandung) tanya ke anak anak
"eh, rempon itu apa"
langsung semua anak cowok pada ketawa. terus gak mau ngejawab pertanyaan si Zia. terus aku jawab
"gini Zi, kalo kamu mau tau artinya, coba kamu bilang ke si X (menyebut nama seorang wanita) "eh dulinan rempon yuk" terus liat responnya. kalo dia marah, mungkin artinya jelek, kalo dia biasa aja ya berarti artinya bagus"

***
Nafis sama Farhan lagi berdua gitu entah ngomongin apa, terus Nafis bilang
"goblik pek"
"goblik artinya apa fis?"
"goblik itu lucu"
"oooh"
dan berhari-hari Farhan percaya kalo goblik itu lucu sampe akhirnya dia tanya Alvin
"goblik apa?"
"goblik ya goblok"
"sialan kamu Fis"


***

"yes ntar sore gue mau ke Smalane"
"Smala han. Smalane itu orangnya, warganya"
"bukan, pokoknya Smalane! kan Smalane itu SMAN 5 Negeri"
"....."